Bagaimana cara pergi ke Belanda tanpa budget alias gratis (Part 2)


Hello, apa kabar?
Aku harap kabar kalian bak-baik saja dan bahagia.

Sebelumnya terima kasih buat yang sudah nunggu tulisan kedua aku tentang bagaimana cara pergi ke Belanda tanpa budget alias gratis. Aku bakalan ngasih tau caranya kok. Jangan malas baca ya. Hehehehe...
So aku masih ingat dengan jelas kapan pertama kali aku ke Belanda. Aku pertama kali nyampe di Belanda itu bulan mei 2017. Setelah setahun mendengar info dari senior aku yang saat itu sedang berada di Jerman,  aku pun memantapkan hati untuk mengikuti jejaknya. Pertanyaannya disini adalah bagaimana caranya? Apakah aku dapat beasiswa ataukah aku mendapatkan pekerjaan atau apa? Jawabannya adalah aku ikut program Au Pair. 😉

Pasti kalian bertanya-tanya Au Pair itu apa sih? Atau mungkin diantara kalian sudah ada yang tahu apa itu Au Pair. Mari aku jelaskan apa itu Au Pair. Kata Au Pair sendiri berasal dari bahasa Prancis yang artinya setara atau equal. Kalau secara definisi program Au Pair itu kurang lebihnya adalah program pertukaran budaya bagi anak muda di negara tertentu dan tinggal bersama host family dengan durasi 1-2 tahun. Sampai sini penjelasan aku mudah di pahami kan?


Host family itu apa sih? Host family ini adalah keluarga yang mensponsori kita selama kita tinggal di negara tersebut. Biasanya Host family ini memiliki anak, dimana tugas kita sebagai Au Pair ini adalah menjadi saudara perempuan atau saudara laki-laki bagi anak mereka. Tapi gak seharian anak mereka harus bersama kita ya guys. Ada aturannya! 5-8jam tergantung di negara mana kamu mengikuti program Au Pair. Cuman nemenin anak mereka di ruang tamu nonton tv bareng pun masuk hitungan jamloh.

Karena program ini adalah program pertukaran budaya dan merupakan program dari pemerintah negara tersebut jadi host family kita ini harus mendaftarkan kita ke salah satu sekolah yang menyediakan kursus bahasa Belanda atau bahasa lain sesuai dengan di negara mana kamu mengikuti program Au Pair. Di program Au Pair ini kita kudu wajib libur dua hari dalam seminggu. Maksudnya libur ini disini tuh, kek bebas mo ngapain. Mau tidur seharian di kamar, mau keluar jalan-jalan, atau photo-photo manja diluar pun terserah kau. Yang jelas gak boleh nemenin anak mereka main atau bantu-bantu beberes rumah mereka. Tapi jangan lupa kabarin host family kalian kalau mau main keluar rumah ya. Biar mereka juga tahu. Jaga-jaga aja kalau kenapa-kenapa entar. Karena kita adalah tanggung jawab mereka.

Kita juga di perlakukan layaknya seperti anggota keluarga oleh host family. Kita di sediakan kamar sendiri, di beri makan dan kita juga bisa menggunakan fasilitas di rumah mereka. Tak lupa kita juga mendapatkan uang saku dari mereka setiap bulan sekitar 4juta-7juta. Balik lagi di negara mana kita mengikuti program Au Pair. Semoga sampai disini kalian bisa paham tentang gambaran program Au Pair secara umum itu seperti apa.

Gimana caranya aku bisa menemukan host family?. Aku mendaftar di salah satu website  yaitu  www.aupairworld.com untuk mencari host family pada bulan desember 2016. Dan kabar baiknya adalah aku cepat sekali mendapatkan host family di Belanda yaitu sekitar pertengahan january 2017. Dan  host family inilah yang membiayai perjalanan aku ke Belanda. Mereka pula yang menjemput aku di bandara. Jadi jangan takut bakalan nyasar. Kamu bakalan baik-baik aja. Kalian bisa gunakan program Au Pair ini sebagai batu loncatan untuk bisa lanjut kuliah di luar negeri. Untuk memperlancar bahasa asing atau pun mungkin kalian gagal terus mendapatkan beasiswa keluar negeri. Gak ada salahnya untuk dicoba bukan. Good luck!

Nah, sekarang kalian udah tahukan gimana caranya bisa ke Belanda secara gratis. Semoga sukses yo, kalau ada pertanyaan atau masih bingung gak usah sungkan kabari aku aja. Dengan senang hati semoga aku bisa membantu.

Sampai ketemu di tulisan aku yang berikutnya. Have a nice day.😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah inspiratif tentang sayur pakis (paku) dan pepaya muda.